About

HIJAUNYA SINGAPURA (part 2-end)

Part 1 bisa dilihat di sini

Flower Dome

18
Tulipa grengiolensis

Selain Cloud Forrest, terdapat dome kedua yaitu Flower Dome. Dome ini berisi berbagai jenis tanaman dan bunga dari kawasan Mediterania, Afrika Selatan dan Amerika Selatan. Ketika saya datang bulan April 2017, tema yang dipakai bertepatan dengan musim bunga tulip, sehingga banyak sekali tulip di sini. Untuk jenis tema/kalender even yang dipakai di Gardens By The Bay bisa dilihat dan diunduh di sini

Continue reading “HIJAUNYA SINGAPURA (part 2-end)”

Advertisements

HIJAUNYA SINGAPURA (part 1)

Katanya sih, tidak sah rasanya kalau ke Singapura tapi tidak mengunjungi patung singa Merlion, padahal masih banyak yang terkenal lainnya yaitu komplek Marina Bay Sand (MBS hotel, Gardens By The Bay, Helix Bridge, Flower Dome, Cloud Forrest, Esplanade), Sentosa Island, Masjid Sultan, Little India, Bugis Street dan Universal Studio. Semua sudah pernah saya kunjungi waktu pertama ke Singapura, kecuali yang terakhir. Alasannya pasti karena mehong HTP-nya. Hahaha. Tapi tahukah kalian kalau Singapura tidak hanya terkenal city tour-nya lho, negara kecil ini terkenal dengan taman-tamannya yang menarik, baik itu taman buatan semacam  Gardens By The Bay, Flower Dome,dan Cloud Forrest, maupun taman yang memang memanfaatkan kondisi alam asli negara ini.

This photo is taken with Brica B-PRO5 Alpha Edition MK.¢òS

Continue reading “HIJAUNYA SINGAPURA (part 1)”

SUKA DUKA CARI TEMPAT SHOLAT DI SINGAPURA

Tinggal di negara yang mayoritas masyarakatnya muslim, memang sangatlah mudah untuk menemukan tempat sholat. Bahkan di beberapa tempat di Indonesia, masjid bisa ditemukan tiap 1 km. Tapi apa jadinya kalau harus bepergian ke negara yang muslim menjadi minoritas? Tentu hal ini akan berbeda lagi ceritanya. Singapura adalah negara dengan Budha sebagai agama mayoritas. Sehingga mencari tempat sholat di Singapura itu memang harus dipersiapkan jauh hari sebelumnya, apalagi ketika solo traveling, dan hal ini yang tidak saya lakukan 😥

PicsArt_12-03-08.34.24
Masjid Sultan Singapura

Continue reading “SUKA DUKA CARI TEMPAT SHOLAT DI SINGAPURA”

PENGGANTIAN PASPOR 2017

Umur paspor ternyata sudah hampir 5 tahun pada Februari 2018 nanti. Tapi baru terisi 3 lembar saja. Dipakai ke LN pun baru 2 kali. Pertama ke SG dan Malaysia, yang kedua baru April 2017 kemarin, ke SG lagi. Tempatnya ya itu-itu saja sih, yang affordable ^_^ Sebenarnya masih ada waktu 7 bulan lagi untuk expired, tapi apa salahnya diperpanjang mulai sekarang. Sekarang istilahnya Penggantian Paspor.

Mulailah saya browsing cara perpanjang paspor. Beberapa waktu yang lalu (awal tahun 2017) terjadi “kekacauan” sistem online di Imigrasi seluruh Indonesia. Imigrasi berencana untuk memperkenalkan sistem baru, sehingga sistem online sementara ditutup. Bisa dibayangkann betapa kacaunya pengurusan paspor apabila semua pemohon harus datang langsung, bahkan di Jakarta ada yang rela datang sejak jam 2 dini hari mulai mengantri di depan kantor imigrasi (yang baru dibuka pukul 6.30). Bulan Mei -Juni 2017 sudah mulai diperkenalkan sistem antrian online untuk pengurusan paspor hanya di Jakarta, akan tetapi sistem go show tetap masih bisa. Dan sistem ini diterapkan secara bertahap untuk daerah lain.

Continue reading “PENGGANTIAN PASPOR 2017”

LOMBOK PART THREE —drama dan wefie—

PicsArt_05-27-09.20.30
Kota Mataram

Penuh drama. Drama memilih lokasi kunjungan mana yang didahulukan, drama memilih tempat makan dan oleh-oleh, drama semriwek di tempat rapat, drama menawar mutiara di Senggigi sampai akhirnya buyar karena hujan, eh termasuk drama bukan ya ini? 😀 Panitia emang suka heboh sendiri. Dan yang paling heboh, drama rombongan yang “diculik” sopir bus. Hufft. Tapi walaupun penuh drama, ternyata roll foto di hape dipenuhi dengan selfie bareng yang penuh tawa. Selalu tetap ada tawa di setiap drama. ^_^

Perjalanan kali ini dengan membawa rombongan bapak/ibu dari kantor dan Universitas Trunojoyo Madura. Rombongan pertama untuk yang muda-muda lebih dahulu karena menggunakan maskapai yang berbeda. Sedangkan rombongan kedua baru datang tiga jam setelah kami. Hari pertama hanya hanya digunakan untuk perjalanan karena sampai di hotel sudah sore hari. Rombongan kami menyewa bus untuk 3 hari dan menginap di hotel yang sama dengan sebelumnya (Lombok part two). Keesokan harinya kami menuju Bappeda Provinsi NTB, dan acaranya lebih resmi dengan mengundang semua sektor terkait di NTB. Namanya saja rapat, pasti semriwek rasanya, apalagi melibatkan orang banyak. But, so far so good, we are just too expert to handle all of this 😀 .

Continue reading “LOMBOK PART THREE —drama dan wefie—”

LOMBOK PART TWO (bekerja dan berkuliner)

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya ke Lombok. Sebelumnya sudah pernah ke sini dengan teman Menoerwangsa (Lombok part one) pada April 2016. Pada Agustus 2016, kali ini urusan kantor, dalam rangka penyusunan salah  satu kajian di Pulau Madura, maka di dalam salah satu kegiatannya adalah kunjungan ke Pulau Lombok. Kenapa dipilih Lombok? Karena Menoerwangsa sudah pernah ke sini…ehhh.. hahaha.. bukan ding, karena Nusa Tenggara Barat (NTB)  sudah menerapkan wisata halal berdasarkan Perda Provinsi NTB No 2 Tahun 2016 tentang Pariwisata Halal. Tujuan kunjungan ini yaitu persiapan maupun penjajakan lokasi dan dinas-dinas terkait untuk kunjungan dengan rombongan yang lebih besar nantinya pada bulan September.

Tiba di Bandara Internasional Lombok —sehari sebelumnya sudah pesan sewa mobil dan driver—, kami disambut oleh perut keroncongan, lalu mampirlah kami ke Rumah Makan Cahaya yang berada dekat dengan bandara. Menu andalan di rumah makan ini adalah Nasi Balap Puyung. Semacam nasi campur dengan lauk ayam, kedelai/kacang goreng, suwiran ayam dan sambal pedas khas lombok. Tapi, saya lebih memilih pesan Nasi Bebalung dan Beberuk, karena berasa jetlag, sehingga lebih suka sup yang hangat. Bebalung dan beberuk ini semacam sup iga bening dengan sambal kacang panjang. Segar rasanya.

Continue reading “LOMBOK PART TWO (bekerja dan berkuliner)”

Secret Admirer, pada masanya…

SMA adalah masa yang ajaib. Ajaib karena ada 8 kelas untuk satu angkatan, yang dihuni rata-rata 45 siswa/i, ada lebih dari 300 orang untuk 1 angkatan. Ajaib karena bisa saling tidak kenal teman 1 angkatan saking banyaknya. Ajaib karena terbentuk geng-geng lucu dan aneh, yang bisa jadi mendominasi dan paling disegani, walaupun itu geng cewek-cewek. Ajaib karena ini merupakan sekolah populer sehingga beberapa anak pejabat berkumpul dalam satu angkatan. Banyak lah yang ajaib.

Saya pernah punya seorang teman sebangku yang cantik sekali, Sebut saja si A, dia sangat populer kala itu, bisa dibilang banyak cowok-cowok yang mendekatinya, kebanyakan dari luar kelas kami. Tapi dia tomboy sekali, cuek dan bahkan terkesan suka melakukan hal-hal gila kalau sedang bercanda. Apalagi kalau dia tahu ada salah satu cowok yang suka padanya, maka si A akan terang-terangan memanggil cowok tersebut, “Eh, kamu yang suka aku ya? Ciye ciyee..” di depan semua orang, kapan pun, dimanapun. Benar-benar bisa bikin ilfil cowok yang mendekatinya. Hehehe.

Sepertinya dia punya prinsip tidak akan berpacaran selama SMA —but, later she finally dated someone in the last year of high school :p. Walaupun dia terkenal, dia tidak punya geng yang populer di sekolah, lha wong nge-gengnya dengan saya —yang bahkan tidak dikenal oleh salah seorang teman SMA saya sendiri pas sama-sama masuk di jurusan kuliah yang sama -__-“— Entah orang tuanya yang protektif atau memang dia memang tidak suka nongkrong setelah sekolah, sering dia diantar jemput oleh ayahnya. Bahkan, pertama kali dia main ke rumah saya diantar oleh ayahnya, dan ditungguin hahaha. Sangat aneh untuk cewek sepopuler dia.

Continue reading “Secret Admirer, pada masanya…”